Rapid Shift untuk Working from Home: Ciptakan Tantang Baru di Dunia IT

  • Home
  • /
  • blog
  • /
  • Rapid Shift untuk Working from Home: Ciptakan Tantang Baru di Dunia IT
Rapid Shift untuk Working from Home: Ciptakan Tantang Baru di Dunia IT
blog
Rapid Shift untuk Working from Home: Ciptakan Tantang Baru di Dunia IT

Working from Home atau bekerja dari rumah mungkin bukan jadi istilah baru bagi pekerja di industri kreatif digital. Selama meningkatknya virus corona di seluruh belahan dunia termasuk Indonesia, banyak perusahaan yang sudah menerapkan kebijakan working from home. Meskipun secara teori melakukan WFH  tanpa adanya masalah bisa jadi hal yang luar biasa.

Di artikel ini, kami akan menjelaskan masalah-masalah yang akan terjadi saat menerpakan working from home dan bagaimana kita dapat mengantisipasinya.

Network strain, especially on cellular

Selama beberapa minggu ke depan penggunaan wifi di rumah akan meningkat untuk penggunaannya. Para pekerja yang menerapkan WFH menggunakan wifi rumah untuk keperluan kantor seperti video call, mengirim email, mengakses portal dan lain sebagainya.

Masalah yang timbul adalah: Apakah paket data smarphone yang dimilliki mencukupi untuk digunakan dalam waktu beberapa minggu ke depan? Ataukah wifi rumah memiliki unlimited data plan? Anda bisa mengukur kebutuhan kecepatan data internet jika Anda memiliki rencana untuk melakukan conference call.

Keamanan rumah

Banyak pekerja remote yang akan menggunakan komputer dan jaringan yang biasanya tidak mereka gunakan saat berada di kantor. Ini hal yang perlu dipikirkan kembali.

Perusahaan diharapkan memiliki virtual private network (VPN) yang dapat diakses untuk seluruh karyawan. Para karyawan juga memiliki kapasitas untuk meng-handle peningkatan penggunaan VPN ini.

Jika Anda mengizinkan para pekerja menggunakan komputer pribadi (bukan kantor) untuk bekerja, tentunya ini bukan jadi langkah yang tepat untuk memastikan tingkat keamanan.

Inilah beberapa cara yang dapat diterapkan agar jaringan Wi-Fi tetap aman:

  • Gunakan SSID yang tidak dapat mengenali Anda.
  • Gunakan kata sandi yang kuat untuk jaringan.
  • Aktifkan enkripsi jaringan dan minimal.gunakan WPA2-PSK
  • Gunakan perlatan baru jika mendukung WP3. Ini merupakan langkah yang baik.
  • Pastikan akun admin router memiliki kata sandi kuat yang berbeda dari kata sandi jaringan.
  • Pastikan untuk selalu memperbarui firmware di router Wi-Fi Anda dan perangkat keras jaringan lainnya.

Unauthorized software

Jika tidak memiliki rencana dan kapasitas yang jelas untuk melakukan working from home, pekerja akan menggunakan perlengkapan apapun untuk membantu menyelesaikan pekerjaan mereka. Sebenarnya ini akan diperlukan untuk berbagai situasi, karena masih banyak perusahaan yang belum memiliki rencana dan kapasitas yang jelas saat menerapkan working from home. Jika memungkinkan hindarilah kondisi seperti itu.

Misalnya saja perusahaan Anda memungkinkan Anda untuk mengerjakan beberapa dokumen di Office 365, maka hindarilah melakukkanya di akun Google Documents miliki pribadi anda dan begitu sebaliknya. Hal ini dimaksudkan untuk memilih dan membatasi penggunaan akun pribadi atau aplikasi software untuk keperluan kantor. Langkah ini dirasa tepat untuk menjaga keamanan dan interoperabilitas sehingga dapat menghindari masalah ketika Anda kembali ke kantor.

Tekanan pada helpdesk

Banyak karyawan akan menghadapi masalah baru secara teknis. Misalnya, bisakah mendapatkan VPN? Akankan regular in-office credentials berfungsi dari rumah? Menyusun FAQ dan mengirim email ke semua karyawan bisa jadi ide yang bagus.

Banyak juga karyawan  bekerja remote menggunakan Mac. Ada kemungkinan besar bahwa beberapa sistem Anda dapat digunakan pada Mac dan ada juga tidak, sehingga membutuhkan solusi untuk sistem yang tidak berfungsi. Anda dapat merangkum sistem apa saja yang tidak dapat digunakan dan bisa membagikan informasi ini kepada yang membutuhkan.

Berhati-hatilah terhadap penipuan terkait COVID-19

Waspadahlah terhadap penipuan yang mencoba memanfaatkan situasi akibat COVID-19 saat ini. Beritahu karyawan untuk terus memonitor komunikasi pribadi mereka. Jika semua bekerja dari rumah, para penjahat akan bergrilya demi mengakses informasi bisnis dari Anda. Penipuan ini akan membalik pertanyaan dari “would you like to work from home” menjadi “do you work at home?”

Tingkatkan aturan pengawasan dan selalu curigai komunikasi di dunia maya yang tidak terlalu penting. Terlebih lagi disaat kondisi seperti saat ini.

Bekerja dari rumah lebih sulit

Setiap karyawan yang akan bekerja dari rumah sudah memiliki pembekalan terhadap gambaran-gambaran yang mungkin jadi penghambat produktifitas Anda seperti yang sudah dijelaskan di atas. Lebih dari itu, dari sisi psikologi, karyawan dihadapi dengan gangguan-gangguan lainnya. Bisa kita ambil contoh seperti perhatian Anda teralihkan ke TV atau Anda lebih banyak menghabiskan waktu di dapur dan keluarga.

Kurangnya komitmen Anda untuk bekerja dari rumah menjadi masalah terhadap menurunnya produktifitas. Anda dapat menginformasikan kepada keluarga Anda bahwa Anda sedang bekerja di rumah. Anda membutuhkan waktu untuk berkonsentrasi dan tidak dapat diganggu pada waktu yang Anda tentukan.

Banyak perusahaan yang mungkin akan khawatir terkait dengan kebijakan WFH karena komunikasi jarak jauh tidak sama dengan interaksi tatap muka. Beberapa tingkat produktivitas dan profesionalisme mungkin akan menurun dan pada akhirnya bekerja dari rumah tidak dapat terealisasi dengan baik.

prev

Leave a Comment